PHP OOP Untuk Pemula Bag. 3 : Class Property PHP OOP

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kali ini saya akan melanjutkan artikel mengenai tutorial PHP OOP untuk pemula yang kali ini memasuki bagian ketiga. Untuk bagian pertama kita sudah belajar tentang bagaimana memahami konsep OOP, dan pada bagian kedua kita juga telah belajar sedikit mengenai sintaks dasar PHP OOP. Pada bagian ketiga ini kita akan belajar mengenai _class property _PHP OOP. Lebih tepatnya kali ini kita akan belajar mendefinisikan serta mengakses _property _dalam sebuah class dari pemrograman PHP OOP.

Mendefinisikan Class Property PHP OOP

Properti sendiri merupakan sebuah bentuk data dalam sebuah _class _atau objek yang dimiliki oleh objek tersebut sebagai sebuah pembeda atau ciri khusus. Misalnya seperti sebuah mobil sebagai objek, nah objek mobil ini tentu memiliki property seperti warna, merk, atau harga mobil itu sendiri.

Untuk memasukkan data berupa property dalam sebuah class, maka digunakan variabel. Cara kerjanya sama saja dengan pendeklarasian variable pada umumnya, yang membedakan ialah variabel yang menjadi _property _tersebut terikat ke dalam sebuah _obje_k, sehingga kita harus menggunakan objek tersebut untuk mengaksesnya.

Untuk lebih lanjut, sebagai contoh saya membuat objek ke dalam sebuah class Mobil, objek ini memiliki properti seperti merk, warna, dan harga. Lihat pada source code di bawah ini :

[snippet id=”105”]

Dari source code di atas kita bisa melihat bahwa class Mobil memiliki tiga _property, _yaitu : merk, warna, dan harga. Nah, ketiganya didefinisikan menggunakan sintaks standart dari sebuah variabel, di mana masing-masing variabel tersebut juga telah memiliki nilai tersendiri.

Untuk mengakses property dalam sebuah class atau objek secara spesifik kita menggunakan sintaks :







[snippet id=”109”]

Sebagai contoh dari source code di atas kita ingin mengakses properti merk pada _class Mobil _maka kita gunakan sintaks seperti di bawah ini :

[snippet id=”110”]

Jadi, kita untuk mengakses property dari sebuah _class _atau objek secara spesisfik kita hanya perlu menyesuaikan nama class atau _objek _serta _property _yang akan di akses.

Supaya lebih jelas dan mudah untuk memahami, anda bisa mencoba untuk mengcopy dan juga mengedit source code di bawah ini untuk melihat lebih lanjut bagaimana sebuah property dalam objek pada pemrograman PHP OOP bekerja.

[snippet id=”105”]

Jika kita mengakses source code di atas melalui browser, maka akan muncul output atau tampilan seperti di bawah ini :

[caption id=”attachment_351” align=”aligncenter” width=”504”]mendefinisikan class property php oop Mendefinisikan dan mengakses class property PHP OOP[/caption]

Bisa kita lihat dari _output source code _di atas, bahwa setiap properti dalam sebuah class atau objek dapat di akses secara spesifik atau terpisah.

Baiklah, saya kira cukup sekian untuk tutorial kali ini. Semoga apa yang telah kita pelajari ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada pertanyaan, kritik, atau saran, silakan untuk sampaikan pada kolom komentar di bawah ini.

Terimakasih dan Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Referensi : http://code.tutsplus.com/tutorials/object-oriented-php-for-beginners–net-12762

0%