Fitur Windows 10 Yang Terinspirasi Dari Linux

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Windows 10 merupakan sistem operasi besutan Microsoft yang paling baru dan bisa di bilang paling canggih saat ini. Dengan membawa berbagai fitur baru, Windows 10 tentu diharapkan dapat menjadi pilihan yang baik pagi para pecinta Windows. Tapi siapa sangka bila di antara berbagai fitur baru yang dibawa oleh Windows 10 diantaranya ternyata terdapat beberapa fitur yang telah ada dan digunakan pada sistem operasi berbasis Linux sejak beberapa tahun yang lalu sebelum Windows menggunakannya. Kali ini kita akan membahas berbagai fitur Windows 10 yang terinspirasi dari Linux.

Apa sajakah berbagai fitur baru Windows 10 yang ternyata sudah pernah ada dan terinspirasi dari Linux tersebut, berikut daftar dari fitur Windows 10 yang terinspirasi dari Linux

7 Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux

  1. Multiple Desktop / Workspaces Fitur ini merupakan salah satu fitur baru Windows 10 yang paling banyak dibicarakan, yaitu tentang penggunakan multiple virtual desktop. Di dunia Linux, fitur tersebut biasa disebut sebagai _workspaces, _dimana dengan fitur ini kita dapat menempatkan berbagai aplikasi atau program yang berjalan pada beberapa virtual desktop atau workspaces yang berbeda.

    [caption id=”attachment_616” align=”aligncenter” width=”700”]Virtual Desktop pada Windows 10 - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Virtual Desktop pada Windows 10[/caption]

    Apabila pada Windows fitur ini diperkenalkan pada tahun 2015 pada rilisan Windows 10, maka pada Linux fitur ini telah ada sejak sekitar tahun 1998 sejak KDE 1.0 dirilis. Kebanyakan dari distro Linux populer dan Desktop Environment populer memiliki fitur ini.

    [caption id=”attachment_619” align=”aligncenter” width=”1024”]Workspaces pada Ubuntu - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Workspaces pada Ubuntu[/caption]

  2. Task View / Window Spread Windows 10 memiliki fitur bernama ‘Task View’ dimana ketika kita meng-klik pada tombol ‘Task View’ akan menampilkan daftar dari beberapa program atau aplikasi yang sedang berjalan.

    [caption id=”attachment_615” align=”aligncenter” width=”700”]Task View pada Windows 10 - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Task View pada Windows 10[/caption]

    Pada Linux, fitur ini disebut _Window Spread. _Fitur ini tersedia pada berbagai desktop environment modern seperti Gnome 3, Unity, Cinnamon, KDE. Fitur ini diperkenalkan sejak lamadi Linux, dan mulai populer sejak digunakan pada Gnome 3, meskipun sebelumnya KDE 4 sudah memiliki fitur ini.

    [caption id=”attachment_617” align=”aligncenter” width=”698”]Window Spread pada Ubuntu - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Window Spread pada Ubuntu[/caption]

  3. Desktop Dengan Online Search
    Windows 10 memiliki peningkatan pada fitur pencarian atau _search. _Dimana ketika kita memasukkan kata kunci pada kolom pencarian akan menampilkan hasil pencarian berupa file pada komputer kita,, aplikasi yang terisntall atau yang tersedia pada Windows Store atau dari internet (yang akan dibuka melalui Internet Explorer).

    [caption id=”attachment_611” align=”aligncenter” width=”700”]Online Search pada Windows 10 - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Online Search pada Windows 10[/caption]

    Sebelumnya, Ubuntu telah melakukan hal yang sama dengan Unity Dash dan lenses/scopes nya. Ketika anda mencari sesuatu pada Unity Dash, maka akan ditampilkan hasil pencarian dari file dari komputer lokal kita, aplikasi yang terinstall dan tersedia pada Ubuntu Software Center, pencarian produk pada Amazon, dan beberapa link social media seperti foto facebook, youtube, dan referensi dari wikipedia.
    Online Search pada Ubuntu - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari LinuxOnline Search pada Ubuntu - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux

  4. Borderless Windows & Flat Icons Ini mungkin bukan fitur yang terlihat begitu mencolok, akan tetapi yang jelas _window _pada Windows 10 akan hadir dengan tampilan _border-less _atau tanpa bingkai yang menghasilkan tampilan yang lebih baik.

    [caption id=”attachment_609” align=”aligncenter” width=”700”]Border-less Windows pada Windows 10 - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Border-less Windows pada Windows 10[/caption]

    Fitur ini juga hadir pada Linux beberapa saat sebelum Windows 10 dirilis dimana fitur ini merupakan salah satu fitur baru yang ada pada rilis Ubuntu 14.04 LTS Trusty Tahr.

    [caption id=”attachment_610” align=”aligncenter” width=”699”]Border-less Window pada Ubuntu - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Border-less Window pada Ubuntu[/caption]

  5. Convergence pada Mobile dan Desktop OS Convergence merupakan sebuah fitur yang memungkinkan satu sistem operasi untuk digunakan pada berbagai perangkat mulai dari smartphone, tablet, komputer desktop, hingga smart TV.

    [caption id=”attachment_608” align=”aligncenter” width=”700”]Convergence pada Windows 10 - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Convergence pada Windows 10[/caption]

    Windows 10 sendiri menjanjikan pengalaman dan kualitas convergence yang lebih baik pada berbagai perangkat dari smartphone hingga komputer desktop.

    [caption id=”attachment_607” align=”alignnone” width=”700”]Convergence pada Ubuntu - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Convergence pada Ubuntu[/caption]

    Ubuntu adalah sistem operasi pertama yang memandang tentang kebutuhan perangkat convergence pertama kali. Kini Ubuntu telah meluncurkan beberapa produk smartphone dengan Ubuntu Phone memalui vendor smartphone Bq dan juga Meizu. Rencananya juga Ubuntu akan mengahadirkan produk tabletnya meskipun sampai saat ini perilisannya masih di tunda.

  6. Package Manager
    Windows 10 akan hadir dengan package manager nya sendiri. Yang berarti penggunanya akan dapat menginstall software aplikasi melalui command line pada PowerShell. Hal tersebut dibuktikan dengan penampakan gambar yang ditunjukkan oleh situs HowToGeek.

    [caption id=”attachment_606” align=”aligncenter” width=”650”]Package Manager pada WIndows 10 - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Package Manager pada WIndows 10[/caption]

    Pada gambar tersebut ditunjukkan instalasi Firefox melalui package manager Windows 10.

    [caption id=”attachment_586” align=”aligncenter” width=”732”]Paket Manager apt pada Ubuntu - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Paket Manager apt pada Ubuntu[/caption]

    Fitur Package manager tentu sudah tak asing bagi pengguna Linux, pada Linux sendiri ada berbagai macam paket manager, seperti apt pada Debian, Ubuntu serta turunannya, yum dan dnf pada fedora, pacman pada Arch Lnux, zypper pada OpenSuse, dsb.

  7. Bash Shell Bash shell merupakan sebuah standar pada distribusi Linux dan juga OSX sebagai sebuah antar muka command line (berbasis text). Kini Windows 10 menghadirkan fitur Bash Shell dengan bantuan Cannonical (perusahaan di balik Ubuntu), sehingga pengguna Windows 10 dapat menjalankan Bash Script pada Windows 10 sebagaimana mereka menjalankannya pada sistem operasi Ubuntu.Bash akan hadir pada Windows 10 pada Windows 10 Aniversary Update pada musim panas tahun ini.

    [caption id=”attachment_605” align=”aligncenter” width=”1024”]Bash pada Windows 10 - Fitur Windows 10 yang Terinspirasi dari Linux Bash pada Windows 10[/caption]

     

Nah, itu dia sedikit informasi mengenai beberapa fitur Windows 10 yang terinspirasi dari Linux. Dunia teknologi memang selalu berkembang, dan berbagai perubahan akan terus ada untuk meningkatkan User Experience pada pengguna dari setiap teknologi tersebut, termasuk pada Windows dan juga Linux.

Semoga informasi kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua, apabila anda memiliki pertanyaan, kritik, atau saran, silakan sampaikan melalui kolom komentar di bawah.

Terimakasih dan Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Sumber referensi :
http://itsfoss.com/windows-10-inspired-linux/
http://techcrunch.com/2016/03/30/be-very-afraid-hell-has-frozen-over-bash-is-coming-to-windows-10/

0%