Perintah Dasar Linux Yang Harus Diketahui

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Salah satu kelebihan sistem berbasis Linux adalah kita bisa mengatur keseluruhan sistem melalui terminal emulator menggunakan command line. Keuntungan dari menggunakan command line ialah anda dapat menggunakan pengetahuan dan skill yang sama untuk mengatur berbagai distribusi linux lain. Karena itu kali ini kita akan membahas mengenai berbagai perintah dasar Linux yang harus kita ketahui.

Untuk mengatur mengatur setiap distribusi Linux yang berbeda dengan cara yang sama dengan graphical user interface (GUI) tidaklah memungkinkan, mengingat setiap distro dan desktop environment (DE) memiliki user interface-nya masing-masing yang berbeda. Perlu di ingat bahwa sekalipun menggunakan command line, ada beberapa kasus dimana kita harus menggunakan perintah yang berbedan pada setiap distribusi Lnux, tetapi tetap dengan inti dan konsep perintah yang sama.

Artikel kali ini akan membahas beberapa perintah dasar Linux yang harus kita ketahui, meliputi perintah untuk mengupdate sistem, memanage software, memanipulasi file, dan masuk ke mode root pada command Linux pada tiga distribusi besar yang populer: Ubuntu (Termasuk turunannya, dan juga Debian), OpenSuse, dan Fedora.

Perintah Dasar Linux untuk Update Sistem

Design dan cara kerja Linux menjadikannya sebuah sistem yang aman, akan tetapi fakta bahwa setiap software memiliki bug dan itu dapat menjadi celah keamanan. Karena itulah sangat penting bagi kita untuk menjaga sistem kita tetap up to date. Dapat kita analogikan bahwa menjalankan sistem yang out-of-date bagaikan mengendarai tank berlapis baja dengan pintu yang terbuka. _ _Sehingga setiap orang dapat mask melalui pintu tersebut dan menyebabkan berbagai masalah. Sama seperti kita menjalankan sebuah sistem operasi. Selain itu salah satu keunggulan opern source ialah komunitas yang relatfi cepat dalam memperbaiki berbagai celah keamanan dibanding software propietary, sehingga menjalankan sistem yang _up-to-date _akan menjaga sistem anda tetap aman.

Ubuntu: Satu hal yang perlu kita ingat, adalah kita perlu mengupdate repository sebelum kita mengupdate sistem kita. Pad ubuntu anda dapat mengupdate reposistory dengan menjalankan perintah berikut:

**sudo apt-get update**`</pre>

Setelah repository telah terupdate, anda dapat mengupdate sistem dengan menjalankan perintah:

<pre>`**sudo apt-get upgrade**`</pre>

akan tetapi perintah di atas tidak mengupdate kernel dan beberapa paket software, sehingga anda juga perl menjalankan perintah berikut:

<pre>`**sudo apt-get dist-upgrade**`</pre>

**openSUSE: **Jika anda menggunakan openSUSE, anda dapat mengeupdate sistem dengan perintah berikut (seperti biasa, perintah pertama untuk mengupdate repo)

<pre>`**sudo zypper refresh
sudo zypper up**`</pre>

**Fedora**: Jika anda menggunakan Fedora, untuk mengupdate sistem silakan gunakan perintah 'dnf' yang berfungsi sama seperti 'zypper' dan 'apt-get' pada openSuse dan Ubuntu :

<pre>`**sudo dnf update
sudo dnf upgrade**`</pre>

### Perintah Dasar Linux untuk Install dan Uninstall Software

Anda dapat menginstall berbagai paket software yang ada pada repository yang tersedia pada  repository anda. Beberapa distribusi biasanya sejak awal memiliki beberapa repository official dan juga dari pihak ketiga sejak awal instalasi.

**Ubuntu**: Untuk menginstall paket software pada Ubuntu, pastika repository telah terupdate, dan gunakan peintah dengan sintaks di bawah:

<pre>`**sudo apt-get install [nama_paket_software]**`</pre>

Contoh:

<pre>`**sudo apt-get install gimp**`</pre>

**openSUSE**: pada openSuse sintaks perintahnya sebagai berikut:

<pre>`**sudo zypper install [nama_paket_software]**`</pre>

**Fedora**: kini Fedora telah menggunakan dnf untuk software management nya, sintaks perintah untuk install software pada Fedora adalah sebagai berikut:

<pre>`**sudo dnf install [nama_paket_software]**`</pre>

Untuk menghapus atau menguninstall software, prosedurnya sama seperti saat kita menginstall, hanya cukup mengganti 'install' dengan 'remove'.

**Ubuntu:**

<pre>`**sudo apt-get remove [nama_paket_software]**`</pre>

**openSUSE:**

<pre>`**sudo zypper remove [nama_paket_software]**`</pre>

**Fedora:**

<pre>`**sudo dnf remove [nama_paket_software]**`</pre>

### Perintah dasar Linux untuk memanage software pihak ketiga

Ada banyak komunitas pengembang software yang menawarkan software mereka kepada pengguna Linux. Setiap distribusi menggunakan mekanisme yang berbeda untuk menyediakan aplikasi software pihak ketiga kepada penggunanya. Ini juga bergantung pada bagaimana pengembang tersebut menawarkan software mereka kepada pengguna; beberapa menawarkannya melalui paket binaries, dan yang lainnya melalui repository.

Dalam menyediakan software pihak ketiga, ubuntu sangatlag bergantung pada PPA (personal package archives) tetapi sayangnya, tidak ada alat atau software bawaan yang membantu kita dalam mencari PPA yang tersedia. Kita akan perlu mencari PPA tersebut melalui search engine seperti Google dan kemudian menambahkan reposirtory-nya secara manual sebelum menginstall software. Berikut perintah dasar Linux untuk menambahkan PPA ke sistem **Ubuntu** anda :

<pre>`**sudo add-apt-repository ppa:&lt;repository-name&gt;**`</pre>

Contoh: Misalnya kita ingin menambahkan PPA dari LibreOffice, maka kita perlu mencari PPA tersebut melalui Google atau search engine lainnya, kemudian setelah itu kita dapatkan nama PPA nya melalui launchpad, yang kali ini namanya adalah "libreoffice/ppa", maka kita masukkan PPA tersebut ke sistem kita dengan perintah:

<pre>`**sudo add-apt-repository ppa:libreoffice/ppa**`</pre>

Setelah itu, kita akan diminta untuk menekan tombol enter untuk mengimport key nya, selanjutnya gunakan perintah '`sudo apt-get update`' untuk update repository, kemudian install paket software yang kita inginkan.

**openSUSE **memiliki solusi yang elegant untuk memanage software pihak ketika. Anda dapat mengunjungi [software.opensuse.org](https://software.opensuse.org) dan mencari paket software yang ingin anda install dan anda dapat menginstallnya dengan sekali klik. Secara otomatis repository dari software pihak ketiga terebuta akan ditambahkan ke sistem openSUSE yang anda gunakan. Jika anda ingin menambahkan reposirory tersebut secara manual, gunakan perintah di bawah:

<pre>`**sudo zypper ar -f url_of_the_repo name_of_repo
**`</pre>

Contoh (menambahkan repository libreOffice) :

<pre>`**sudo zypper ar -f [http://download.opensuse.org/repositories/LibreOffice](http://download.opensuse.org/repositories/LibreOffice):Factory/openSUSE_13.2/LibreOffice:Factory.repo LOF**`</pre>

Kemudian update repo, dan install paket software yang anda inginkan (contoh LibreOffice):

<pre>`**sudo zypper refresh
sudo zypper install libreoffice**`</pre>

**Untuk pengguna Fedora** dapat menambahkan RPM  Fusion (Free dan non-free repo)yang memiliki beberapa aplikasi utama untuk di install.  Apabila anda ingin menambahkan repository  secara manual, masukkan perintah dibawah (ganti link http://www.example.com/example.repo dengan link repo yan akan anda masukkan):

<pre>`**dnf config-manager --add-repo [http://www.example.com/example.repo](http://www.example.com/example.repo)**`</pre>

Selanjutnya lakukan update repository dengan "sudo dnf update".

### Beberapa Perintah Dasar Linux yang bersifat umum

Ada beberapa perintah dasar linux yang dapat diterapkan pada semua distribusi Linux. Berikut beberapa dianta perintah dasar Linux tersebut :

Copy file atau direktori/folder ke lokasi folder yang baru:

<pre>`**cp lokasi_awal_file lokasi_baru_file_setelah_di_copy/**`</pre>

Copy seluruh file dalam sebuah direktori/folder ke lokasi yang baru (perhatikan tanda bintang [*] dan slash [/] yang menunjukkan seluruh file dalam folder):

<pre>`**cp lokasi_awal_file/* lokasi_folder_baru_tempat_file_akan_dicopy/**`</pre>

Memindahkan(move) file dari suatu direktori/folder lain (tanda slash [/] menunjukkan bahwa file akan dimasukkan ke direktori/folder tersebut):

<pre>`**mv lokasi_awal_file lokasi_direktori_tempat_file_akan_pindah/**`</pre>

Memindahkan (move) semua file dari suatu direktori/folder lain (tanda slash [/] menunjukkan bahwa file akan dimasukkan ke direktori/folder tersebut) (tanda bintang [*] menunjukkan seluruh file dalam folder):

<pre>`**mv lokasi_awal_file/* lokasi_direktori_tempat_file_akan_pindah/**`</pre>

Untuk menghapus sebuah file gunakan perintah berikut:

<pre>`**rm lokasi_file_yg_akan_dihapus**`</pre>

Menghapus direktori:

<pre>`**rm -r lokasi_folder/**`</pre>

Menghapus semua konten dan file dari suatu direktori/folder dan menyisakan direktori/folder kosong:

<pre>`**rm -r lokasi_direktori_yg_akan_dihapus/***`</pre>

### Perintah Dasar Linux untuk Membuat Direktori atau Folder Baru

Untuk membuat direktori atau folder baru, pertama masuk ke lokasi dimana anda ingin membuat direktori baru tersebut.  Sebagai contoh saya akan membuat direktori 'tutorial' didalam folder 'Documents' yang saya miliki. Maka saya akan mencoba masuk ke lokasi folder 'Documents' dengan perintah berikut:

<pre>`**cd /home/tamatamvan/Documents**`</pre>

(ganti 'tamatamvan' dengan nama username anda)

Kemudian buat direktori/folder 'tutorial' dengan perintah mkdir:

<pre>`**mkdir tutorial**`</pre>

Anda bisa membuat direktori/folder dari berbagai lokasi, dengan memberi lokasi lengkap tempat folder yang akan anda buat, sebagai contoh:

<pre>`**mkdir /home/tamatamvan/Documents/tutorial**`</pre>

Jika anda ingin membuat sebuah folder di dalam direktori/folder lain, gunakan opsi -p pada perintah mkdir seperti contoh dibawah:

<pre>`**mkdir -p /home/tamatamvan/Documents/linux/tutorial**`</pre>

### Perintah Dasar Linux untuk menjadi Root

Anda perlu untuk menjadi root atau user yang memiliki hak administrator melalui sudo untuk melakukan beberapa tugas administratif seperti memanage paket software atau membuat perubahan direktori/folder, atau file konfigurasi pada direktori root. Sebagai contoh ketika kita ingin mengedit file 'fstab' yang menyimpan data dari hard drive yang di mount. Di mana file tersebut berada dalam direktori 'etc' di dalam direktori root. Anda hanya dapat melakukan perubahan tersebut dengan menjadi root atau menggunakan sudo. Untuk menjadi root pada Linux, anda dapat menggunakan perintah berikut :

<pre>`**sudo su **`</pre>

atau

<pre>`**su **`</pre>

_Ket : Untuk menggunakan perintah 'su' pada Ubuntu ada beberapa hal yang perlu dilakukan yang sebelumnya saya bahas pada [artikel berikut](http://tamatamvan.web.id/linux/cara-login-user-root-ubuntu/). _

Setelah memasukkan perintah di atas anda akan diminta untuk memasukkan password dan setelah itu anda mendapatkan hak akses root. Satu hal yang perlu di ingat : bahwa kita harus benar-benar berhati-hati ketika menggunakan akses root karna kesalahan yang kita buat dapat menyebabkan kerusakan sistem. Selain itu ketika kita melakukan modifikasi terhadap file atau direktori dengan menggunakan akses root, kepemilikan file dan/atau direktori tersebut bisa berubah menjadi milik root. Untuk mengubah kepemilikan file tersebut seperti semula, gunakan perintah di bawah ini :

<pre>`**sudo chown -R user:user /path_of_file_or_directory**

Anda mungkin saja sering kali membutuhkan perintah ini jika memiliki partisi dari distribusi Linux lain ter-mount pada sistem anda. Ketika anda mencoba mengaksesnya mungkin akan memberi anda masalah mengenai permission denied error. Bisa saja anda mengganti kepemilikan atau hak akses dari file atau konten tersebut. Hati-hati, jangan ganti hak akses atau kepemilikan dari direktori root.

Itu dia beberapa perintah dasar Linux yang perlu kita ketahui. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada pertanyaan, tambahan, kritik, atau saran dari anda, silakan sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini.

Terimakasih & Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

(Sumber Refensi : https://www.linux.com/learn/must-know-linux-commands-new-users)

0%